Syaikh Ali bin Hasan al Halabiy hafidzahullah berkata : Al musalsal yaitu : hadits yang setiap perawinya saling mengikuti di dalam suatu sifat tertentu, baik dalam bentuk ucapan -seperti bersumpah dengan nama Allah- atau dalam bentuk keadaan -seperti meriwayatkan hadits dalam keadaan berdiri- atau dalam bentuk perbuatan -seperti tersenyum selepas meriwayatkan hadits-. (At Ta’liqat al Atsariyah [26])

Sabtu, 06 Mei 2017

Seputar Bulan Sya'ban Bagian 5

by Rory Rachmad  |  in Kajian Tematik at  06 Mei

🌍 BimbinganIslam.com
Kamis, 30 Rajab 1438 H / 27 April 2017 M
👤 Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc
📔 Materi Tematik | Seputar Bulan Sya'ban (Bagian 5 dari 7)
-----------------------------------

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله ربّ العالمين وصلى الله وسلم مبارك عبده و رسوله نبينا محمد و على آله وصحبه اجمعين أما بعد

Para shahābat BiAS yang dimuliakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Ada tersisa satu permasalah lagi yang berkaitan dengan puasa di bulan Sya'bān, yaitu:

▪(3) Apa hukumnya jika berpuasa di bulan Sya'bān di hari Sabtu?

Jadi ada permasalahan yang disebutkan oleh para ulamā tentang bolehkah berpuasa di hari sabtu secara sendirian?

Saya bacakan fatwa yang disebutkan oleh Imām Ibnu Baz rahimahullāh Ta'āla bahwa:

الحديث في السبت في النهي عن صيام يوم السبت حديث ضعيف شاذ مطرب،  وهو ما يروى عنه صلى الله عليه وسلم - أنه قال لا تَصُومُوا يَوْمَ السَّبْتِ إِلا فِيمَا افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ، فَإِنْ لَمْ يَجِدْ أَحَدُكُمْ إِلا لِحَاءَ عِنَبَةٍ ، أَوْ عُودَ شَجَرَةٍ فَلْيَمْضُغْهُ

Hadīts tentang larangan berpuasa di hari Sabtu adalah hadīts lemah (dha'if), menyendiri (syādz), goncang (mutharib). Yaitu hadīts yang diriwayatkan bahwa Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda: "Jangan sekali-sekali salah seorang di antara kalian berpuasa pada hari Sabtu, kecuali yang diwajibkan atas kalian." (Hadīts Riwayat Tirmidzi: 744,Abū Dāwūd 2421, Ibnu Mājah: 1726, dan dishahīhkan  Syaikh Albāniy rahimahullāh)

⇛(Berdasarkan hadīts ini, tidak boleh seseorang berpuasa sunnah secara sendirian di hari Sabtu, kecuali yang diwajibkan atas kalian yaitu puasa wajib.)

"Jika kalian tidak memilliki makanan apapun selain kulit anggur atau ranting pohon, maka hendaklah dia mengunyahnya."

⇒Artinya: Jangan sama sekali berpuasa sunnah hari Sabtu secara sendiri (menurut hadīts ini).

Imām Ibnu Bāz rahimahullāh mengatakan:

"Hadīts ini lemah dan guncang, diperingatkan oleh para ahli hafizh dari hadīts."

⇛ Maka hadīts tersebut tidak shahīh, oleh sebab itu boleh:

√ Berpuasa hari Sabtu bersamaan dengannya hari Jum'at (Jum'at dan Sabtu)
√ Berpuasa Sabtu dan Ahad,
√ Berpuasa sendirian hari Sabtu.

Tidak mengapa pada hal itu.

Ini yang benar dan ini yang shahīh, karena hadīts ini lemah tidak sah untuk dijadikan sandaran hukum.

Jadi, tidak mengapa berpuasa pada hari Sabtu baik digabung dengan hari sebelumnya (Jum'at) atau digabung dengan hari setelahnya (Ahad) atau berpuasa sendirian.

Permasalahan lain.

▪Bolehkah berpuasa sunnah pada hari Jum'at secara sendirian?

Bolehkah berpuasa sunnah pada hari Jum'at saja pada bulan Sya'bān, tanpa sebelumnya berpuasa pada hari Kamis dan tanpa setelahnya Sabtu?

Maka lihat jawaban beliau (Imām Ibnu Baz rahimahullāh Ta'āla):

صيام يوم الجمعة منفردا نهى النبي صلى الله عليه وسلم عنه إذا كان صومه لخصوصيته

"Berpuasa hari Jum'at secara tersendiri dilarang oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam atasnya. Kalau dia berpuasa untuk kekhususan hari Jum'atnya."

⇒Jadi tidak ada orang berpuasa karena Jum'atnya.

أن النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَهِيَ صَائِمَةٌ فَقَالَ أَصُمْتِ أَمْسِ قَالَتْ لا قَالَ تُرِيدِينَ أَنْ تَصُومِي غَدًا قَالَتْ لا قَالَ فَأَفْطِرِي

Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam, pada suatu hari Jum'at beliau masuk kedalam salah satu rumah dari istrinya, lalu istrinya tersebut didapati dalam keadaan sedang berpuasa, kemudian Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

"Apakah kemarin kamu berpuasa?"

"Tidak"' jawabnya.

"Apakah engkau ingin berpuasa besok?"Tanya Beliau lagi.

"Tidak," jawabnya lagi.

"Batalkanlah puasamu," kata Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.

(Hadīts Riwayat Bukhāri nomor 1986 dan Imām Ahmad nomor 25531)

⇛ Artinya, tidak boleh berpuasa hari Jum'at secara sendirian, kecuali berpuasa juga sebelumnya atau sesudahnya.

Dan di dalam kitāb hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim, dari Abū Harairah radhiyallāhu 'anhu, Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

لا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ

"Jangan sekali-kali salah seorang dari kalian, berpuasa (sunnah) di hari Jum'at kecuali berpuasa (sunnah) sebelumnya atau sesudahnya." (Hadīts Riwayat Bukhāri no. 1849' versi Fathul Bari': 1985 dan Muslim nomor 1929, versi Syarh Muslim nomor 1144)

Ada pertanyaan selanjutnya:

▪Jika hari 'Arafah bertepatan hari Jum'at dan kita tidak menunaikan ibadah haji.

Dan puasa hari 'Arafah pahalanya menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan yang akan datang (dua tahun diampuni), rugi jika tidak berpuasa di hari 'Arafah.

Ternyata hari 'Arafah bertepatan dengan hari Jum'at, sedangkan kita tidak berpuasa hari Kamisnya, tidak puasa juga hari Sabtunya.

Bolehkah kita puasa hanya hari Jum'at itu yang bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah (hari 'Arafah)?

Maka jawabannya: boleh !

Kenapa?

Karena kita berpuasanya bukan karena hari Jum'atnya tetapi karena hari 'Arafahnya, 9 Dzulhijjahnya.

Hadīts yang lain yang menunjukan bahwasanya dilarang berpuasa mengkhususkan hari Jum'at adalah hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim.

Dari Abū Hurairah, Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

لا تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِي وَلَا تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الْأَيَّامِ إِلا أَنْ يَكُونَ فِي صَوْمٍ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ

"Janganlah khususkan malam Jum'at dengan shalāt malam tertentu yang tidak dilakukan pada malam-malam lainnya. Janganlah pula khususkan hari Jum'at dengan puasa tertentu yang tidak dilakukan pada hari-hari lainnya kecuali jika ada puasa yang dilakukan karena sebab ketika itu." (Hadīts Riwayat Muslim nomor 1930, versi Syarh Muslim nomor 1144)

⇛ Jadi tidak ada ibadah khusus malam Jum'at karena malam Jum'atnya, atau karena hari Jum'atnya.

Nah inilah, para shahābat BiAS, tambahan tentang puasa-puasa atau masalah-masalah yang berkaitan dengan puasa di bulan Sya'ban.

Mudah-mudahan bermanfaat, apa yang baik dari Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

وصلى الله على نبينا محمد والحمد لله  رب العالمين
والسَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
__________
◆ Mari bersama mengambil peran dalam dakwah...
Dengan menjadi Donatur Rutin Program Dakwah & Sosial Cinta Sedekah

1. Pembangunan & Pengembangan Rumah Tahfizh
2. Support Radio Dakwah dan Artivisi
3. Membantu Pondok Pesantren Ahlu Sunnah Wal Jamaah di Indonesia
4. Operasional Dakwah & Kegiatan Sosial

Silakan mendaftar di :

Hidup Berkah dengan Cinta Sedekah
-----------------------------------


gunakan https://www.roryrachmad.net (jika tidak bisa buka halaman)
Proudly Powered by Abu Uwais.