Al Imām Az Zuhriy rahimahullāh ta'āla: في علم المغازي علم الآخرة و الدنيا "Dalam ilmu sejarah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam ada ilmu akhirat dan ilmu dunia."

Jumat, 21 Juli 2017

HSI 08-04 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 2

by Rory Rachmad  |  in HSI 08 at  21 Juli

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول لله و على آله و صحبه أجمعين

Halaqah yang ke-4 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada Rasul Allāh 'Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 2"

Diantara cara Beriman dengan para Rasul

3. Meyakini bahwa Para Rasul benar-benar terlepas dari sifat dusta, menyembunyikan ilmu dan penghianatan.  Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman :

قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ

“Mereka berkata celaka kita, siapakah yang telah membangkitkan kita dari tempat istirahat kita, inilah yang dijanjikan oleh Ar-Rohman & benarlah para Rasul” (Yasin : 52)

Dan Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:



وَلَوۡ تَقَوَّلَ عَلَيۡنَا بَعۡضَ ٱلۡأَقَاوِيلِ (٤٤)لَأَخَذۡنَا مِنۡهُ بِٱلۡيَمِينِ (٤٥) ثُمَّ لَقَطَعۡنَا مِنۡهُ ٱلۡوَتِينَ (٤٦) فَمَا مِنكُم مِّنۡ أَحَدٍ عَنۡهُ حَـٰجِزِينَ (٤٧)

“dan sekiranya dia (Muhammad) mengada²kan sebagian perkataan atas nama Kami, pasti kami pegang dia pada tangan kanannya kemudian kami potong pembuluh Jantungnya maka tidak seorang pun dari kalian yang dapat menghalangi Kami untuk menghukumnya” [QS Al-Haqqah 44-47]

4.  Keyakinan yang dalam bahwasanya mereka telah melaksanakan tugas mereka dengan sempurna dan sebaik-baiknya dan Allāh tidak mewafatkan mereka kecuali setelah mereka menyampaikan secara sempurna risalah Allāh kepada kaumnya.  Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

رُسُلًا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى اللَّهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

“Rasul-Rasul itu adalah sebagai pembawa berita gembira & pemberi peringatan agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allāh setelah Rasul-Rasul itu diutus Allāh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (An-Nisa : 165)

dan Allāh berfirman:

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهِ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ ۖ فَيُضِلُّ اللَّهُ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Dan tidaklah Kami utus seorang Rasul kecuali dengan bahasa kaumnya supaya dia menerangkan kepada mereka” (Ibrahim : 4)

itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini, dan sampai bertemu pada halaqah selanjutnya.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah
Peserta HSI
copy-right 2017

gunakan https://www.roryrachmad.net (jika tidak bisa buka halaman)
Proudly Powered by Abu Uwais.