Syaikh Ali bin Hasan al Halabiy hafidzahullah berkata : Al musalsal yaitu : hadits yang setiap perawinya saling mengikuti di dalam suatu sifat tertentu, baik dalam bentuk ucapan -seperti bersumpah dengan nama Allah- atau dalam bentuk keadaan -seperti meriwayatkan hadits dalam keadaan berdiri- atau dalam bentuk perbuatan -seperti tersenyum selepas meriwayatkan hadits-. (At Ta’liqat al Atsariyah [26])

Kamis, 20 Juli 2017

Halaqah - 05 Makna Istighfar dan Ketaatan

by Rory Rachmad  |  in HSI-QA at  20 Juli

Halaqah yang ke-5 penjelasan kitab Al-Qawa'idul Arba’ karangan Asy-Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab At Tamimi rahimahullaah

Beliau mengatakan

وَإِذَا أذَنبَ اسْتَغْفَر

“Dan apabila dia berdosa maka dia beristighfar ”

Beristighfar kepada Allah, memohon ampun kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى atas dosa yang telah dilakukan.

Makna Istighfar mengandung dua perkara :

1. Memohon kepada Allah supaya ditutupi dosa tersebut

Karena اسْتَغْفَر berasal dari kata غَفَرَ yang artinya menutupi

Ketika seseorang mengatakan أَسْتَغْفِرُ اللّٰه berarti dia telah memohon kepada Allah supaya Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى menutupi dosanya, ditutupi kemaksiatan yang dia lakukan dari mata manusia, sehingga tidak diketahui, sehingga tidak terbongkar kemaksiatan tersebut.

Seorang yang mengatakan اسْتَغْفَرُ اللّٰه maka dia telah memohon kepada Allah supaya dosanya ditutupi oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

2. Makna اسْتَغْفَر adalah memohon supaya dosanya dihapus 

sehingga dosa yang sudah ditulis oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى meminta supaya catatan tersebut dihapus dari catatan amalnya. Sehingga kelak dihari kiamat tidak akan diadzab oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dengan sebab dosanya

فَإِنَّ هَؤُلاءِ الثَّلاثَ عُنْوَانُ السَّعَادَة

"Karena sesungguhnya tiga perkara ini adalah alamat atau ciri-ciri dari kebahagiaan"

Orang yang bahagia adalah orang yang apabila diberi bersyukur dan apabila mendapatkan musibah dia bersabar dan apabila dia berdosa dia beristighfar kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

Kemudian beliau mengatakan :

اِعْلَمْ أَرْشَدَكَ اللهُ لِطَاعَتِهِ

“Ketahuilah semoga Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى memberikan petunjuk kepadamu kepada ketaatan“

Beliau (semoga Allah merahmati beliau) kembali mendoakan kepada kita, supaya Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى memberikan petunjuk kepada kita kepada ketaatan, yaitu mengilmui kebenaran dan mengamalkan kebenaran tersebut.

*Materi audio ini disampaikan didalam Group WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy


kepada Anggota HSI dilarang menyebarkan transkrip ini di Group HSI yang sedang berjalan

gunakan https://www.roryrachmad.net (jika tidak bisa buka halaman)
Proudly Powered by Abu Uwais.