Al Imām Az Zuhriy rahimahullāh ta'āla: في علم المغازي علم الآخرة و الدنيا "Dalam ilmu sejarah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam ada ilmu akhirat dan ilmu dunia."

Kamis, 28 Desember 2017

Halaqah - 17 Qa'idah Yang Kedua Bagian 6

by Rory Rachmad  |  in HSI-QA at  28 Desember

Halaqah yang ke-17 penjelasan kitab Al-Qawa'idul Arba’ karangan Asy-Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab At Tamimi rahimahullah

Dan ayat yang lain, contohnya adalah firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

فَمَا تَنفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشَّافِعِينَ

“Maka tidak akan bermanfaat pada hari itu syafa’at orang-orang yang memberikan syafa’at” (Al-Muddatsir : 48)

Siapa mereka?

Mereka adalah orang-orang yang di dunianya meminta syafa’at kepada selain Allah.

Maka syafa’at di Hari kiamat saat itu bagi mereka adalah syafa’at yang di ingkari. Tidak ada syafa’at bagi mereka.

Di dalam ayat yang lain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى menerangkan tentang bagaimana keadaan orang-orang yang dahulu di dunia mencari syafa’at dari selain Allah dan bagaimana akhir nasib mereka di hari kiamat.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman :

وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ ۖ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ ۚ لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ


وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ

“Dan sungguh kalian (sekarang) telah datang kepada Kami dalam keadaan sendiri-sendiri”

Yaitu pada hari kiamat

كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ

“Sebagaimana Kami telah menciptakan kalian pada saat pertama kali”

Yaitu ketika mereka pertama lahir, datang dalam keadaan sendiri

وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُم

”Dan kalian telah meninggalkan dunia yang dahulu Kami berikan kepada kalian dibelakang kalian, kalian tinggalkan harta kalian, kemudian kalian datang pada hari ini dalam keadaan sendiri-sendiri”

وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ

”Dan Kami tidak melihat bersama kalian orang-orang (makhluk-makhluk) yang akan memberikan syafa’at bagi kalian”

الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ

”Syufa'a-syufa'a yang kalian menyangka bahwasanya mereka adalah شُرَكَاءُ (sekutu-sekutu) bagi kalian ”

Allah mengatakan :

وَمَا نَرَىٰ مَعَكُم

”Kami tidak melihat mereka (bersama kalian) ”

Mana makhluk-makhluk (sesembahan-sesembahan) yang dahulu kalian anggap mereka adalah orang-orang yang akan memberikan syafa’at bagi kalian di sisi Kami (yaitu di sisi Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى).

لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ

”Dan sungguh telah terputus diantara kalian ”

Sekarang tidak ada hubungan antara kalian dengan mereka. Kalian adalah makhluk mereka adalah makhluk dan masing-masing dari kalian akan mempertanggung jawabkan amalannya di sisi Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

Terputus antara diri kalian dengan orang-orang tersebut.

وَضَلَّ عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ

“Dan telah tersesat telah hilang dari kalian apa yang dahulunya kalian sangka” (Surat Al-An’am 94)

Ini adalah nasib di hari kiamat bagi orang-orang yang di dunianya mencari syafa’at bukan dari Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan tetapi dari selain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

Dan inilah yang di ingkari oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

Jadi beliau rahimahullah menerangkan tentang qa'idah ini bukan berarti beliau mengingkari syafa’at secara keseluruhan di hari kiamat.

Tapi beliau ingin menerangkan di sana ada syafa’at yang di ingkari oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dan di sana ada syafa’at yang di tetapkan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

Ini adalah ilmu yang sangat penting yang hendaknya di ketahui oleh seorang muslim, karena apa yang dilakukan oleh orang-orang musyrikin ternyata itu bukan hilang begitu saja dan masih dipraktekan oleh sebagian manusia setelah mereka, sebagian meminta syafa’at kepada selain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

Meminta kedekatan kepada Allah dengan cara menyembah kepada selain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى meskipun namanya berbeda dengan yang di sembah oleh orang-orang musyrikin, mereka meminta syafa’at kepada orang yang shaleh yang sudah meninggal dunia, berharap kepada mereka, berdoa kepada mereka, dan ketika di tanya mengatakan bahwasanya mereka adalah orang-orang yang akan memberikan syafa’at kepada kami di sisi Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

Dan ini adalah sesuatu yang perlu di luruskan dan apa yang dilakukan ini sama persis dengan apa yang dilakukan dengan orang-orang musyrikin Quraisy di zaman Rasulullah ﷺ.

*Materi audio ini disampaikan didalam Group WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy


kepada Anggota HSI dilarang menyebarkan transkrip ini di Group HSI yang sedang berjalan

gunakan https://www.roryrachmad.net (jika tidak bisa buka halaman)
Proudly Powered by Abu Uwais.