https://pontrenisbatam.wordpress.com/

Sabtu, 29 Juli 2017

HSI 12 - 28 Pembatal keislaman yang ke 6 bagian 2

by Rory Rachmad  |  in HSI-NI at  Sabtu, Juli 29, 2017

■ *Halaqah 28 | PENJELASAN PEMBATAL KEISLAMAN KEENAM II*

download audio : http://goo.gl/p4EYFk

Diantara bentuk perendahan terhadap Allāh Subhānahu wa Ta’āla, adalah meyakini bahwasanya Allāh Subhānahu wa Ta’āla memiliki anak, sebagaimana orang-orang musyrikin

وَيَجْعَلُـونَ لِلَّهِ الْبَنـَاتِ سـُبْحَانَهُ ۙ وَلَهُمْ مَا يَشْتَهُونَ

[QS An-Nahl 57]

“Dan mereka menjadikan bagi Allāh anak anak wanita, Maha Suci Allāh & mereka menjadikan bagi diri mereka anak-anak laki-laki ”

Ini adalah bentuk perendahan yang dilakukan oleh orang-orang musyrikin, demikian pula orang-orang Yahudi dan Nashrani yang mereka mengatakan sebagaimana yang Allāh kabarkan

وَقَالَتِ الْيَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللَّهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيحُ ابْنُ اللَّهِ ۖ

[QS At-Tawbah 30]

“orang-orang Yahudi mengatakan ‘Uzair adalah anak Allāh & orang-orang Nahsrani mengatakan Isa (yaitu Al-Masih) adalah anak Allāh ”

Ini adalah bentuk perendahan terhadap Allāh Subhānahu wa Ta’āla

َّقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَآلُواْ إِنَّ اللّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ

[QS. Al-Maidah: 17] 

“Sungguh telah kafir orang yang mengatakan bahwasanya Allāh adalah Al-Masih Ibnu Maryam ”

Ini juga termasuk perendahan yang dilakukan oleh orang-orang Nashrani kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla & orang-orang Yahudi, Allāh ceritakan bahwasanya mereka mengatakan bahwasanya Allāh fakir 

لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘ 

[QS Al-Imran 181]

“Allāh telah mendengar ucapan orang-orang yang mengatakan (Yahudi)

إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ

“Sesungguhnya Allāh adalah fakir ”

وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘ

” Dan kami adalah orang-orang kaya ”

Ini adalah bentuk ejekan orang-orang Yahudi kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla & mereka mengatakan bahwasanya

يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ ۚ 

QS Al-Ma’idah 64]

Mengatakan” tangan Allāh terbelenggu”

Dan ini adalah bentuk perendahan orang-orang Yahudi terhadap Allāh Subhānahu wa Ta’āla

قُلْ أَبِاللَّهِ 

“katakanlah apakah dengan Allāh kalian mengejek ”

وَآيَاتِهِ

Demikian pula ejekan bisa berupa ayat-ayat Allāh Subhānahu wa Ta’āla & ayat-ayat Allāh adalah kalamullah & kalamullah bila dibandingkan dengan kalam makhluk seperti perbandingan Allāh dengan makhlukNya.

Kewajiban seorang muslim adalah menghormati ayat-ayat Allāh Subhānahu wa Ta’āla & tidak menghinakannya apabila seseorang menghina ayat-ayat Allāh Subhānahu wa Ta’āla maka dia telah kafir dari agama Islām , telah keluar dari agama Islām.

Allāh telah berfirman :

وَلَا تَتَّخِذُوا آيَاتِ اللَّهِ هُزُوًا ۚ 

[QS Al-Baqarah 231]

“Janganlah kalian menjadikan ayat-ayat allah sebagai senda gurau (untuk bermain²) ”

Kewajiban seorang muslim adalah menghormati ayat-ayat Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

وَرَسُولِهِ

” dan kalian mengejek RasulNya”

Mengejek Rasulullãh ﷺ adalah termasuk kekufuran. Kewajiban seorang muslim adalah menghormati beliau

فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

[QS Al-A’raf 157]

“maka orang-orang yang beriman dengan beliau /percaya dengan beliau – وَعَزَّرُوهُ – dan mereka menghormati beliau – وَنَصَرُوهُ – dan menolong beliau

أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Maka Merekalah orang-orang yang beruntung”


Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.