Sabtu, 29 Juli 2017

Halaqah - 37 Pembatal keislaman yang ke 8 bagian 3

by Rory Rachmad  |  in HSI-NI at  29 Juli


Halaqah yang ke-37, Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam karangan Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Abdul Wahab at Tamimi rahimahullah

Dan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى didalam Al-Quran mengabarkan bahwasanya diantara sifat orang-orang yahudi mereka dahulu menolong dan mencintai orang-orang yang kafir (orang-orang musyrikin yang menyembah berhala) padahal orang-orang yahudi mereka adalah ahlul kitab yang menisbatkan diri mereka kepada wahyu (kepada kitab Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى), tapi diantara sifat mereka yang Allah cela adalah mereka mencintai dan menolong orang-orang musyrikin. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى mengatakan

تَرَىٰ كَثِيرًا مِنْهُمْ يَتَوَلَّوْنَ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ لَبِئْسَ مَا قَدَّمَتْ لَهُمْ أَنْفُسُهُمْ أَنْ سَخِطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَفِي الْعَذَابِ هُمْ خَالِدُونَ

“Kamu akan melihat sebagian besar atau banyak diantara mereka (orang-orang yahudi)... 

يَتَوَلَّوْنَ الَّذِينَ كَفَرُوا

...mereka mencintai dan  menolong orang-orang yang kafir, mencintai orang-orang yang menyembah berhala orang-orang musyrikin...

لَبِئْسَ مَا قَدَّمَتْ لَهُمْ أَنْفُسُهُمْ

...sungguh jelek perbuatan tangan mereka...

أَنْ سَخِطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَفِي الْعَذَابِ هُمْ خَالِدُونَ

...Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى marah kepada mereka dan didalam neraka mereka akan kekal"

وَلَوْ كَانُوا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالنَّبِيِّ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مَا اتَّخَذُوهُمْ أَوْلِيَاءَ وَلَٰكِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

"seandainya mereka benar-benar beriman kepada Allah, beriman kepada Rasul dan apa yang diturunkan kepada Rasul berupa wahyu... 

مَا اتَّخَذُوهُمْ أَوْلِيَاءَ

...tentunya mereka tidak akan menjadikan (orang-orang kafir tersebut) sebagai wali...

sebagai penolong, sebagai orang yang dipintai menjadi teman setia 

وَلَٰكِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

...tetapi banyak diantara mereka adalah termasuk orang-orang yang fasik” (Al-Ma’idah : 80-82)

Sifat orang yahudi mereka mencintai dan menolong orang-orang musyrikin, padahal mereka menisbatkan diri mereka kepada wahyu, kepada kitab dan ini juga termasuk sifat orang-orang munafik. Selain sifat yahudi menolong dan mencintai orang-orang musyrikin adalah termasuk sifat orang munafik. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman 

بَشِّرِ ٱلۡمُنَـٰفِقِينَ بِأَنَّ لَهُمۡ عَذَابًا أَلِيمًا (١٣٨) ٱلَّذِينَ يَتَّخِذُونَ ٱلۡكَـٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ‌ۚ أَيَبۡتَغُونَ عِندَهُمُ ٱلۡعِزَّةَ فَإِنَّ ٱلۡعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعً۬ا (١٣٩

“Kabarkanlah, berilah kabar gembira kepada orang-orang munafik dengan adzab yang pedih...

(siapa mereka?)

الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ

...mereka adalah orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai aulia...

sebagai teman setia, menolong mereka untuk memerangi kaum muslimin  mencintai agama mereka

مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ

...menjadikan mereka sebagai teman setia selain orang-orang yang beriman” (An-Nisa’ : 138-139)

Menunjukkan kepada kita bahwasanya sifat ini adalah sifat yang tercela dan ini adalah sifat orang-orang yahudi demikian pula sifat orang-orang munafik dan seorang muslim loyalnya adalah kepada Allah, kepada RasulNya, kepada orang-orang yang beriman

إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ
وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ آمَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْغَالِبُونَ

“Sesungguhnya wali kalian adalah Allah dan RasulNya dan orang-orang yang beriman yang mendirikan shalat, yang membayar zakat dan mereka dalam keadaan ruku'"

"Dan barangsiapa yang berloyal kepada Allah dan RasulNya dan orang-orang yang beriman, maka sesungguhnya golongan Allah (pasukan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى) merekalah orang-orang yang menang" (Al-Ma’idah : 55-56)

Inilah sikap orang mukmin loyalnya adalah kepada Allah dan RasulNya dan juga orang-orang yang beriman 

(والدليل قوله تعالى) dan dalil bahwasanya orang yang menolong kaum musyrikin didalam memerangi kaum muslimin karena ingin menampakkan agama orang-orang musyrikin, dalil bahwasanya ini adalah termasuk kufur dan mengeluarkan seseorang dari islam adalah firman Allah

وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لاَ يَهْدِي الْقوْمَ الظَّالِمِين
َ
“Dan barangsiapa yang menolong mereka diantara kalian maka sesungguhnya dia adalah termasuk mereka"

Firman Allah 

فَإِنَّهُ مِنْهُم

Maka dia adalah (مِنْهُم) termasuk mereka (orang-orang kafir)

Maksud dari pengarang disini menunjukkan bahwasanya yaitu firman Allah 

فَإِنَّهُ مِنْهُم

...maka dia adalah termasuk mereka...

menunjukkan bahwasanya orang yang melakukannya adalah termasuk orang yang kafir telah mengeluarkan dia dari keislaman, yaitu karena dia menolong kaum musyrikin dan dalam memerangi kaum muslimin dan di dalam hatinya senang dengan agama orang-orang musyrikin dan senang apabila agama orang musyrikin nampak diatas agama kaum muslimin 

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِين

...sesungguhnya Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang-orang yang dzhalim"

Yaitu orang-orang yang kufur kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

*Materi audio ini disampaikan didalam Group WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy


kepada Anggota HSI dilarang menyebarkan transkrip ini di Group HSI yang sedang berjalan

Proudly Powered by Abu Uwais.