Al Imām Az Zuhriy rahimahullāh ta'āla: في علم المغازي علم الآخرة و الدنيا "Dalam ilmu sejarah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam ada ilmu akhirat dan ilmu dunia."

Rabu, 21 Februari 2018

HSI 10 - 01 Pengertian dan Pentingnya Mempelajari Sirah Nabawiyah

by Rory Rachmad  |  in HSI 10 at  21 Februari

Download : goo.gl/KGmtfY

Halaqah Pertama Pengertian dan Pentingnya Mempelajari Sirah Nabawiyah

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang pertama dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah *”Pengertian & Pentingnya Mempelajari Sirah Nabawiyah”*.

Siroh artinya adalah jalan

Siroh Nabawiyah adalah perjalanan hidup Nabi ﷺ. Mempelajari perjalanan hidup Nabi ﷺ adalah sangat penting bagi kehidupan seorang muslim karena beberapa hal :

1. Ini adalah diantara bentuk cinta kita kepada beliau ﷺ, karena setiap umat pasti mencintai pembesarnya & semakin besar kecintaan mereka terhadap pembesar nya maka akan semakin banyak menyebutnya & mengingatnya.

2. Mempelajari Siroh Nabawiyah adalah salah satu cara untuk mengenal ucapan beliau ﷺ & perilaku beliau & hendaknya dicontoh & diteladani oleh seorang muslim.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla mengatakan :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

Sungguh ada bagi kalian didalam diri Rasulullãh ﷺ teladan yang baik (Al-Ahzab : 21)

3. Menguatkan keimanan didalam hati, karena kita akan mengenal beliau ﷺ dari semenjak lahir sampai meninggal dunia. Bagaimana beliau hidup semasa kecil sebagai pemuda setelah menikah, setelah diangkat menjadi Nabi, bagaimana beliau berdakwah, bagaimana beliau berjihad kita akan melihat semua itu & ini akan semakin menambah keyakinan pada diri kita bahwa beliau seorang Nabi yang diutus yang mengikuti wahyu dari Allāh ﷻ

4. Membantu seseorang memahami ayat² Al-Qur’an & sebab² turunnya & memahami Hadīts² Nabi ﷺ.

5. Seseorang bisa mengenal para shahabat yang telah dipilih oleh Allāh untuk menemani Nabi nya & menyampaikan agama ini kepada orang-orang setelah mereka & bagaimana mereka berjihad bersama Rasulullãh ﷺ. Sehingga hal ini akan menambah cinta kita kepada para shahabat & menambah semangat kita untuk beramal dengan agama ini.

Berkata Ali bin Husain bin Ali bin Abi Tholib (wafat 94 H)

كُنَّا نُعَلَّمُ مَغَازِيَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَرَايَاهُ كَمَا نُعَلَّمُ السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ

Kami dahulu diajarkan peperangan² Nabi & peperangan² yang tidak diikuti oleh Nabi sebagaimana kami diajari satu surat dari Al-Qur’an

Atsar ini dikeluarkan oleh Al Khatib Al Baghdadi didalam Kitāb Al Jamii bil akhlaki rowi wa adabi sami’ II /195

Yang dimaksud dengan ucapan beliau _sebagaimana kami diajari satu surat dari Al-Qur’an_ adalah dengan diulang².

Dan berkata Ismail Ibn Muhammad Ibn Sa’ad Ibn Abi Waqos rahimahullah (wafat 134 H)

«كان أبي يعلمنا مغازي رسول اللهﷺ ويعدها علينا وسراياه، ويقول: يا بَنِيَّ هذه مآثر آبائكم، فلا تضيعوا ذكرها»

Dahulu bapakku mengajarkan kami peperangan² Rasulullãh ﷺ & peperangan² yang tidak diikuti oleh beliau ﷺ & menyebutnya untuk kami dan beliau berkata “wahai anak² ku ini adalah peninggalan² baik nenek moyang kalian maka janganlah kalian sia sia kan”

Atsar ini dikeluarkan oleh Al Khatib Al Baghdadi didalam Kitāb Al Jamii bil akhlaki rowi wa adabi sami’ II /195


Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah yang pertama ini dan sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Abdullah Roy
Di kota Pandeglang

*Materi audio ini disampaikan didalam Group WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy


kepada Anggota HSI dilarang menyebarkan transkrip ini di Group HSI yang sedang berjalan

gunakan https://www.roryrachmad.net (jika tidak bisa buka halaman)
Proudly Powered by Abu Uwais.