https://pontrenisbatam.wordpress.com/

Senin, 19 Februari 2018

HSI 09 - 17 Peran Doa Didalam Beriman Dengan Takdir Allāh

by Rory Rachmad  |  in HSI 09 at  Senin, Februari 19, 2018

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang Ke-17 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Takdir Allāh "Peran Doa Didalam Beriman Dengan Takdir Allāh"

Takdir telah tertulis, akan tetapi bukan berarti seseorang meninggalkan berdoa kepada Allāh berdoa adalah bagian dari mengambil sebab yang diperintahkan untuk mendapatkan kebaikan Dunia maupun kebaikan Akhirat. 

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ 

“Dan berkata Rabb kalian, hendaklah kalian berdoa kepada Ku niscaya Aku akan mengabulkan untuk kalian” (Ghafir : 60)

Dan Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ… 

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang diriKu, maka sesungguhnya Aku adalah dekat mengabulkan doanya orang yang berdoa kepada Ku ” (Al-Baqarah : 186)

Dan Doa adalah Ibadah sebagaimana sabda Nabi ﷺ :

الدعاء هو العبادة 

” Doa itu adalah Ibadah”  (HR Abu Daud, At Tirmidzi, An Nasai dan Ibn Majjah)

Dan Rasulullãh ﷺ bersabda:

وﻻ ﻳﺮﺩ ﺍﻟﻘﺪﺭ ﺇﻻ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ

“Dan tidak menolak Al Qadar kecuali Doa ” (HR Al Hakim)

Dan bukanlah yang dimaksud dengan doa bisa menolak takdir, bahwa doa bisa melawan takdir Allāh yang sudah Allāh tulis akan tetapi makna Al Qadar disini adalah Al Muqaddar yaitu sesuatu yang di Takdir kan artinya Doa bisa menjadi sebab berubahnya keadaan yang ditakdirkan oleh Allāh menjadi keadaan lain yang juga ditakdirkan oleh Allāh. 

Contoh seseorang ditakdirkan sakit kemudian dia berdoa kepada Allāh meminta kesembuhan kemudian Allāh mengabulkan doa nya dan menakdirkan kesembuhan bagi orang tersebut.

Dan doa yang dipanjatkan oleh seseorang kepada Allāh adalah bagian dari takdir Allāh. Lalu bagaimana dikatakan bahwa doa bisa melawan takdir Allāh ajja wajalla. 

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini adan sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah
*Materi audio ini disampaikan didalam Group WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah HSI Abdullah Roy


kepada Anggota HSI dilarang menyebarkan transkrip ini di Group HSI yang sedang berjalan

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.