PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Sabtu, 17 Februari 2018

Halaqah-17 Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 15

by Rory Rachmad  |  in Silsilah Beriman Kepada Para Rasul at  17 Februari

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-17 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul 'alaihimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul 'alayhimussalam Bagian yang Kelima Belas.

Meyakini adanya Al-Karamah adalah termasuk pokok aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Berkata Syaikhul Islam rahimahullah didalam kitab beliau Al Aqidah Al Washithiyah

وَمِنْ أُصُوْلِ أَهْلِ السُّنَّةِ وّالْجَمَاعَةِ التَّصْدِيْقُ بِكَرَامَاتِ الْأَوْلِيَاءِ

”Termasuk pokok-pokok Ahlus Sunnah adalah membenarkan Karamah para wali dan perkara - perkara diluar kebiasaan yang Allah jalankan pada diri mereka”

Keyakinan dengan adanya Al-Karamah berdasarkan dalil-dalil dari Al-Quran, As-Sunnah dan juga Ijma'

Adapun dari Al-Quran

① Kisah Maryam dengan Nabi Zakaria علَيهِ السَّلَامُ

Dimana Nabi Zakaria علَيهِ السَّلَامُ adalah orang yang menanggung makanan bagi Maryam, yang telah mengkhususkan dirinya untuk beribadah kepada Allah, namun sesuatu yang luar biasa setiap kali Zakaria memasuki mihrab Maryam dia mendapatkan makanan

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman

كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Setiap kali Zakaria memasuki Mihrab Maryam beliau mendapatkan di sisi Maryam rezeki, Zakaria berkata “Wahai Maryam dari mana engkau mendapatkan makanan ini?” Maryam menjawab “ini adalah dari sisi Allah, sesungguhnya Allah memberikan rejeki kepada siapa yang di kehendaki tanpa perhitungan” (Ali ‘Imran : 37)

Ibnu Katsir menyebutkan di dalam tafsirnya, bahwa Nabi Zakaria علَيهِ السَّلَامُ menemukan didalam mihrab Maryam buah-buahan musim dingin ketika musim panas dan buah-buahan musim panas ketika musim dingin

② Kisah Ashabul Kahfi yang Allah sebutkan di awal-awal surat Al-Kahfi ketika mereka tidur dalam waktu yang lama tanpa memakan makanan dan tidak rusak badan mereka. 

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

”Dan mereka tinggal di gua mereka selama 300 tahun dan tambah 9 tahun” (Al-Kahfi : 25)

Ada yang mengatakan 300 tahun bila dihitung dengan tahun syamsiah dan 309 tahun bila dihitung dengan tahun Qamariah

③ Istri Fir’aun yang bernama Asiyah Allah memperlihatkan rumah Asiyah di dalam surga ketika sedang di adzab oleh Fir’aun

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ آمَنُوا امْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

“Dan Allah telah membuat permisalan bagi orang-orang yang beriman dengan istri fir'aun ketika dia berkata “Wahai Rabbku bangunkanlah aku di sisiMu rumah di dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan amalannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang dzhalim” (At-Tahrim : 11)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Abdullah Roy
Di kota Al-Madinah

Ditranskrip oleh: Tim Transkrip BiAS

Proudly Powered by Abu Uwais.