https://pontrenisbatam.wordpress.com/

Sabtu, 17 Februari 2018

HSI 08-18 Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 16

by Rory Rachmad  |  in HSI 08 at  Sabtu, Februari 17, 2018

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang Ke Delapan belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah *Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 16*.

Diantara dalil dari As-Sunnah atas adanya Al Karomah:

① Kisah Abu bakar Asy Sidik radiallahu anhu ketika memberi makan sebagian ahlu suffah yang datang kepada beliau, setiap kali mereka mengambil satu suapan maka makanannya bertambah banyak

Diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhori & Al Imam Muslim. 

② kisah dua orang shahabat Nabi ﷺ, yaitu Usaid bin Hudhair & Abbad bin Bisr semoga Allāh meridhoi keduanya. Ketika keduanya keluar dari sisi Nabi ﷺ, disuatu malam yang gelap gulita dan didepan mereka ada cahaya, kemudian ketika mereka berpisah terbagi lah cahaya tersebut menjadi dua.

Diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhâri 

③ kisah Juraij seorang laki-laki yang shaleh dari kalangan Bani Israel yang dituduh berzina dengan seorang wanita ia mengaku hamil karena Juraij, kemudian ketika wanita tersebut melahirkan maka Juraij mengusap kepala bayi tersebut, sehingga bayi tersebut sehingga bayi tersebut bisa menyebutkan siapa bapaknya.

Diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhori & Al Imam Muslim

Kemudian disana ada beberapa keterangan yang berkaitan dengan Al Karomah 

① Al Karomah yang paling agung bagi seorang hamba adalah istiqomah nya dia diatas jalan yang lurus. 

② Al Karomah bagi para wali Allāh adalah ayat / Mu’jizat bagi para Nabi, karena wali Allāh tidak mendapatkannya kecuali karena keimanan dia kepala rasul tersebut. 

③ Al Karomah akan tetap ada sampai akhir zaman 

④ Al Karomah tidak dijadikan ukuran seseorang lebih afdhol daripada orang yang tidak mendapatkan Al Karomah. Yang demikian karena Al Karomah terjadi diantaranya untuk menguatkan keimanan orang tersebut, oleh karena itu Al Karomah di zaman shahabat radiallahu anhum lebih sedikit daripada Al Karomah di zaman Tabi’in, karena iman & keyakinan para shahabat lebih kuat dari pada keimanan & juga keyakinan para Tabi’in. 

⑤ Jangan sampai seseorang terjerumus kedalam pengingkaran terhadap Al Karomah seperti orang² falasifah & juga Mu’tajilah & jangan sampai seseorang berlebih-lebihan didalam masalah Al Karomah seperti orang² yg menjadikan Al Karomah sebagai ukuran kewalian 

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah

Peserta HSI
copy-right 2017 

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.