PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Selasa, 10 Juli 2018

Halaqah - 37 Kaum Muslimin diboikot di Sya’ab Abi Thalib

by Rory Rachmad  |  in Silsilah Sirah Nabawiyah at  10 Juli

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke - 37 dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang Kaum Muslimin Diboikot Di Sya’ab Abu Thalib

Orang-orang quraisy bersepakat untuk memboikot Bani Hasyim, yang demikian setelah mereka gagal didalam membawa kembali orang-orang yang hijrah ke Habasyah ke kota Mekkah, mereka ber'azam untuk membunuh Rasulullah ﷺ. Maka Bani Abdul Muththalib berusaha keras melindungi Rasulullah ﷺ dengan cara memasukkan Rasulullah ﷺ di Sya’ab mereka dan melindungi beliau di situ

yang dimaksud dengan Sya’ab adalah sebuah tempat diantara dua gunung

Maka masuklah banu Hasyim semuanya di Sya’ab Abu Thalib yang muslim maupun yang kafir pada tahun ke 7 kenabian. Kemudian orang-orang Musyrikin sepakat untuk tidak duduk bersama mereka, tidak jual beli bersama mereka, tidak masuk kerumah mereka, sampai mereka menyerahkan Rasulullah ﷺ untuk dibunuh

Mereka pun menulis semua itu disebuah lembaran Banu Hasyim tinggal di Sya’ab tersebut selama 3 tahun, mereka ditimpa kelaparan dan kesusahan yang sangat, sehingga akhirnya di penghujung tahun ke 3 orang-orang quraisy saling mencela satu dengan yang lain atas apa yang mereka lakukan kepada Bani Hasyim dan mereka pun bersepakat untuk membatalkan isi perjanjian

Rasulullah ﷺ mendoakan kejelekan untuk orang-orang quraisy, akhirnya mereka tertimpa kelaparan sehingga pemakan bangkai dan kulit

Datanglah Abu Sofyan meminta kepada Rasulullah ﷺ untuk mendoakan kebaikan bagi mereka dan meminta kepada beliau ﷺ atas nama kekerabatan, maka Nabi ﷺ membaca firman Allah

فَٱرۡتَقِبۡ يَوۡمَ تَأۡتِى ٱلسَّمَآءُ بِدُخَانٍ۬ مُّبِينٍ۬ (١٠) يَغۡشَى ٱلنَّاسَ‌ۖ هَـٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ۬ (١١) رَّبَّنَا ٱكۡشِفۡ عَنَّا ٱلۡعَذَابَ إِنَّا مُؤۡمِنُونَ (١٢) أَنَّىٰ لَهُمُ ٱلذِّكۡرَىٰ وَقَدۡ جَآءَهُمۡ رَسُولٌ۬ مُّبِينٌ۬ (١٣) ثُمَّ تَوَلَّوۡاْ عَنۡهُ وَقَالُواْ مُعَلَّمٌ۬ مَّجۡنُونٌ (١٤) إِنَّا كَاشِفُواْ ٱلۡعَذَابِ قَلِيلاً‌ۚ إِنَّكُمۡ عَآٮِٕدُونَ (١٥

"Maka tunggulah Wahai Rasulullah hari ketika langit datang dengan asap jelas yang meliputi manusia inilah azab yang pedih, wahai Rabb kami singkaplah azab ini sesungguhnya kami akan beriman, bagaimana mereka ingat sedangkan telah datang kepada mereka rasul yang nyata kemudian mereka berpaling darinya dan mengatakan dia adalah orang yang diajari lagi gila, sesungguhnya Kami akan menyingkap adzab dari kalian sedikit sungguh kalian akan kembali kepada kekufuran (Surat Ad-Dukhan 10-15)

Seseorang dari mereka saat itu melihat diantara langit dan bumi seperti bentuk asap maka Rasulullah mendoakan mereka supaya diangkat musibah ini kemudian ternyata merekapun kembali kepada kekufuran (Hadits ini shahih diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

Abdullāh Roy
Di kota Pandeglang

Download goo.gl/o9Fkyg

Proudly Powered by Abu Uwais.