PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Selasa, 10 Juli 2018

Halaqah - 40 Isra’ dan Mi’raj Nabi ﷺ

by Rory Rachmad  |  in Silsilah Sirah Nabawiyah at  10 Juli

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-40 dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang Isra dan Mi’raj Nabi ﷺ 

Setelah meninggalnya Abu Thalib dan Khadijah dan setelah beliau ﷺ mengalami peristiwa yang sangat menyedihkan di Thaif maka Allah ingin menguatkan kembali NabiNya dan menghibur beliau terjadilah kejadian yang besar kejadian Isra dan Mi’raj

Isra adalah perjalanan beliau ﷺ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dalam satu malam

Yang dimaksud Mi’raj adalah diangkatnya beliau ﷺ ke langit yang ke-7

Allah berfirman

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

"Maha Suci Allah Yang telah menjalankan hambaNya di waktu malam dari Masjidil Haram Masjidil ke Aqsa yang Kami telah berkahi sekitarnya untuk Kami nampakkan kepadanya diantara tanda²-tanda kekuasaan Kami, sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat" (Surat Al-Isra : 1)

Dan Allah berfirman

وَلَقَدۡ رَءَاهُ نَزۡلَةً أُخۡرَىٰ (١٣) عِندَ سِدۡرَةِ ٱلۡمُنتَهَىٰ (١٤) عِندَهَا جَنَّةُ ٱلۡمَأۡوَىٰٓ (١٥

"Dan sungguh Muhammad telah melihat Jibril pada waktu yang lain ketika di Shidratil Muntaha di sisi Shidratil Muntaha ada surga Al Ma'wa" (Surat An-Najm : 13-15)

Dalam shahih Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa sebelum beliau diangkat di dunia, datang Jibril membelah dada Nabi ﷺ kemudian mencucinya dengan air zam zam kemudian Jibril membawa bejana dari emas yang penuh dengan hikmah dan iman kemudian menumpahkannya di dada beliau ﷺ kemudian menutupnya kembali. Ada yang mengatakan bahwa tujuan pembelahan dada pencucian qalbu dan pemenuhan qalbu beliau dengan hikmah dan Iman adalah untuk persiapan sebelum melihat tanda-tanda kekuasaan Allah yang besar

Beliau di Isra kan ke Masjidil Aqsa diatas Buraq  yaitu hewan yang lebih kecil dari pada Baghal dan lebih besar dari keledai, yang dimaksud Baghal adalah peranakan antara kuda dan keledai

Kemudian shalat di Masjidil Aqsa dan mengimami para Nabi disana, sebagaimana diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Al Muslim

Beliau diangkat ke langit yang ke-7 melewati 6 langit sebelumnya bertemu dengan Nabi Adam, Yusuf, Idris, Isa, Yahya, Harun, Musa dan juga Ibrahim. Disana beliau mendengar suara pena Malaikat dan diwajibkan atas beliau 50 shalat kemudian diringankan menjadi 5 shalat, (sebagaimana ini di riwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim)

Dan beliau mensifati Shidratil Muntaha pohon yang sangat besar bahwa daunnya seperti telinga-tengah gajah, sebagaimana dalam musnad Ahmad dengan sanad yang shahih. Beliau melihat Al Baitul Makmur di langit yang ke-7 dan Malaikat-malaikat yang masuk kedalamnya (sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim)

Beliau juga mensifati sungai Al Kautsar di dalam Surga (Hadits riwayat Al Bukhari)

Dan Beliau juga melihat 4 sungai didalam Surga (sebagaimana didalam shahih Bukhari)

Malaikat Jibril mendekat kepada beliau dan dia memiliki 600 sayap

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman

وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ

"Dan sungguh Muhammad telah melihat Jibril pada kesempatan yang lain" (Surat An-Najm : 13)

Beliau juga ketika Mi’raj melihat adzab orang yang mengghibah (sebagaimana Sunan abu Daud dengan sanad yang shahih)

Begitu banyaknya tanda-tanda kekuasaan Allah yang beliau lihat, namun beliau ﷺ tidak melihat Allah ketika beliau ditanya apakah engkau melihat Rabbmu?

Beliau berkata "cahaya bagaimana aku bisa melihatNya" (Hadits riwayat Al Bukhari dan Muslim)

Ketika beliau mengabarkan kepada kaumnya tentang kejadian Isra dan Mi’raj, orang-orang beriman membenarkan beliau dan orang-orang musyrikin mendustakan beliau

Beliau berkata "aku berada di Hijr" Hijr adalah bagian dari Ka’bah

Dan Orang-orang quraisy bertanya kepadaku tentang hal-hal yang berkaitan dengan Al Masjidil Aqsa yang aku belum terlalu menghafalnya maka aku menjadi sangat gelisah dengan kegelisahan yang belum pernah terjadi sebelumnya

Kemudian Allah menampakkan Baitul Maqdis untukku, aku melihatnya mereka tidak bertanya kepadaku tentang sesuatu kecuali aku mengabarkan kepada mereka (Hadits riwayat Al Bukhari dan Muslim)

Maka orang-orang quraisy terheran-heran dengan jawaban Nabi ﷺ dan kebenaran apa yang beliau kabarkan, datang orang-orang musyrikin kepada Abu Bakar dan mengabarkan tentang Isra dan Mi’raj ini, 

beliau berkata "apabila dia mengabarkan maka sungguh dia telah benar"

Mereka berkata "apakah engkau telah membenarkan dia pergi ke Baitul Maqdis semalam dan datang sebelum subuh lagi?"

Abu Bakar berkata "iya sungguh aku membenarkan dia didalam apa yang lebih jauh daripada itu, aku benarkan beliau didalam kabar langit di waktu pagi dan petang"

(Dikeluarkan oleh Al Hakim didalam Al Mustadrak dan beliau menshahihkannya)

Isra dan Mi’raj bukan mimpi karena seandainya mimpi maka tidak dinamakan tanda-tanda kekuasaan Allah

Allāh mengatakan

.. لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ..

"...Supaya Kami memperlihatkan kepadanya diantara ayat-ayat Kami..." (Surat Al-Isra: 1)

Isra dan Mi’raj adalah dengan ruh dan jasad Nabi ﷺ karena Allah mengatakan بِعَبْدِهِ dengan hambaNya. Dan hamba, dinamakan hamba dengan ruh dan jasadnya bukan hanya dengan ruhnya saja

Dan jumhur ulama mengatakan bahwa Isra dan Mi’raj terjadi sekali dan bahwasanya keduanya terjadi dalam satu malam

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya

Abdullāh Roy
Di kota Pandeglang

Download goo.gl/K2Jvim

Proudly Powered by Abu Uwais.