PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Sabtu, 20 April 2019

Keutamaan Puasa Satu Hari Pada Bulan Rajab

by Rory Rachmad  |  in Tematik at  20 April

🌍 BimbinganIslam.com
Rabu, 06 Rajab 1440 H / 13 Maret 2019 M
👤 Ustadz Ratno, Lc
📗 Materi Tematik | Keutamaan Puasa Satu Hari Pada Bulan Rajab
⬇ Download audio: bit.ly/SerialRajab1440H_H03
~~~~~~~~~~~~

*Keutamaan Puasa Satu Hari Pada Bulan Rajab*


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي جعل من يريده بخير فقيها في الدين
والصلاة والسلام على أشرف الخلق وسيد المرسلين نبينا محمد وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين أما بعد


Sahabat BiAS rahīmaniy wa rahīmakumullāh,

Dalam sebuah artikel disebutkan:

"Sesungguhnya di Surga ada suatu sungai bernama Rajab, warnanya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Rajab, maka akan diberi minum oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla dari sungai itu."

(Hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim)

Begitu kata salah satu artikel yang menyebarkan keutamaan amalan ini, dengan menisbatkan hadītsnya kepada Imām Al Bukhāri dan Imām Muslim.

Sahabat BiAS rahīmaniy wa rahīmakumullāh,

Padahal tidak satupun hadīts dalam shahīh Bukhāri atau shahīh Muslim yang berbunyi seperti itu.

Bahkan Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan:

لم يرد في فضل شهر رجب , ولا في صيامه ولا صيام شيء منه معين , ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة

"Tidak ada hadīts yang menyebutkan tentang keutamaan amalan pada bulan Rajab, tidak pada puasanya, tidak pula pada puasa khususnya, begitu juga pada shalāt malam yang dilakukan secara khusus pada bulan tersebut, tidak ada satupun hadīts shahīh yang bisa dipakai untuk sandaran hukum."

Sahabat BiAS rahīmaniy wa rahīmakumullāh,

Sehingga sudah sepantasnya seorang muslim, tidak perlu melakukan shalāt malam khusus pada bulan Rajab.

Semisal shalāt malam pada tanggal 27 Rajab,  yang dianggap sebagian orang sebagai malam Isrā' dan Mi'rāj.

Syaikh 'Utsaimin rahimahullāh pernah ditanya tentang puasa dan shalāt malam khusus pada tanggal 27 Rajab.

Maka beliau menjawab dengan mengatakan:

"Mengkhususkan tanggal 27 Rajab dengan puasa dan shalāt adalah kebid'ahan dan semua kebid'ahan adalah kesesatan."

(Majmu' fatawā Ibnu 'Utsaimin juz 20/440)

Namun jangan disalahpahami bahwa tanggal 27 Rajab tidak boleh shalāt malam atau tidak boleh puasa.

Bukan seperti itu maksudnya, yang tidak diperbolehkan adalah mengkhususkannya.

√ Seperti orang yang tidak pernah shalāt malam, lalu pada tanggal tersebut ia melakukan shalāt malam.
√ Orang yang tidak punya kebiasaan puasa, lalu ia puasa pada tanggal tersebut.

==> yang seperti ini yang dilarang.

Adapun orang-orang yang sudah memiliki kebiasaan untuk shalāt malam atau puasa senin kamis, puasa Dāwūd, puasa 3 hari setiap bulan, maka boleh-boleh saja berpuasa pada tanggal 27 Rajab, yang tidak diperbolehkan adalah mengkhususkannya.

Dalam hadīts Ibnu Abbās disebutkan:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لَا يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لَا يَصُومُف

"Dahulu Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam berpuasa pada bulan Rajab sampai kita katakan, 'Beliau berpuasa terus'. Dan di lain waktu beliau tidak berpuasa, hingga kami katakan, 'Beliau sama sekali tidak berpuasa pada bulan tersebut'."

(Hadīts shahīh riwayat Muslim nomor 1157)

Sehingga bagi siapapun yang ingin berpuasa pada bulan Rajab, diperbolehkan.

Namun jika meyakini keutamaan khusus maka hal tersebut bisa terjatuh pada amalan bid'ah yang tertolak.

Kemudian kita tutup pertemuan kali ini dengan perkataan Ibnu Hajar rahimahullāh dalam bukunya "Tabyinul Ajab", buku yang beliau tulis untuk menerangkan hadīts-hadīts yang tidak bisa dipakai menjadi sandara hukum berkaitan dengan bulan Rajab.

Pada kitāb tersebut beliau (rahimahullāh) berkata :

لم يرد في فضل شهر رجب , ولا في صيامه ولا صيام شيء منه معين , ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة

"Tidak ada hadīts yang shahīh berkaitan keutamaan bulan Rajab, bahkan tenang puasa, shalāt malam khusus pada bulan Rajab, juga tidak ada satupun hadīts shahīh yang bisa dipakai sebagai sandaran hukum."

(Kitāb Tabyinul Ajab hal 23)

Semoga bermanfaat.

Wallāhu A'lam Bishawāb.


وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه  وسلم
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
__________________

🏦 *Salurkan Donasi Dakwah Terbaik Anda* melalui :

| BNI Syariah
| Kode Bank (427)
| Nomor Rekening : 8145.9999.50
| a.n Yayasan Bimbingan Islam
| Konfirmasi klik https://bimbinganislam.com/konfirmasi-donasi/
__________________


Proudly Powered by Abu Uwais