Minggu, 09 Juni 2019

RAMADHĀN BULAN ISTIMEWA (BAGIAN 01)

by Rory Rachmad  |  in Kajian Tematik (Ramadhan) at  09 Juni


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد الله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم القيامة أما بعد

Sahabat Bimbingan Islām yang semoga selalu dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulillāh, hari ini kita masih bisa menghirup udara pada bulan yang mulia ini,  bulan yang istimewa.

Jika ada yang bertanya, kenapa bulan Ramadhān bulan istimewa?

Bulan Ramadhān adalah bulan istimewa karena bulan ini (Ramadhān) bulan diturunkannya Al Qurān. Allāh pilih bulan ini menjadi bulan diturunkannya Al Qurān.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ

_"Bulan Ramadhān adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qurān."_

(QS. Al Baqarah: 185)

Kita bayangkan dalam urusan dunia ini (misalnya) hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus, hari dimana pertama kali bangsa kita memperoleh kemerdekaannya, pasti kita melihat bagaimana antusiasnya warga negara kita dalam menyambutnya, padahal ini hanyalah kebebasan dari penjajah.

Lalu bagaimana jadinya jika itu adalah hari pertama kebebasan manusia dari kebodohan?

Kebebasan manusia dari kebodohan, yang akan menyelamatkan manusia dari api yang menyala-nyala (neraka) karena Al Qurān adalah petunjuk bagi manusia.

Tentu bulan awal turunkan Al Qurān menjadi bulan yang mulia dan istimewa.

Kemudian, mengapa bulan Ramadhān menjadi bulan yang istimewa?

Karenal puasa difardhukan, puasa diwajibkan untuk dilakukan sebulan penuh pada bulan ini.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

_"Barangsiapa di antara kamu yang menyaksikan bulan tersebut (di negeri tempat tinggalnya), maka hendaklah ia berpuasa."_

(QS. Al Baqarah: 185)

Bulan Ramadhān merupakan bulan yang istimewa, karena pada bulan ini Allāh mewajibkan kita untuk berpuasa selama satu bulan penuh, yang mana puasa merupakan salah satu dari rukun Islām yang lima.

Kemudian mengapa bulan Ramadhān menjadi bulan yang istimewa?

Karena pada bulan ini, Allāh Subhānahu wa Ta'āla memberikan sayembara.

Apa sayembaranya?

"Barangsiapa yang bisa menemukan satu malam yang bernama Lailatul Qadr maka ia telah beribadah yang mana ibadah tersebut lebih baik daripada 1000 bulan."

Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ

_"Malam lailatul qadr (kemuliaan) itu lebih baik daripada seribu bulan."_

(QS Al Qadr: 3)

Jika ada seorang bos berkata, "Siapa yang mau bekerja semalam penuh pada akhir bulan ini, maka ia akan mendapatkan gaji 1000 bulan."

Misalnya:

Seorang karyawan dengan gaji 1 bulan satu juta maka dengan bekerja 10 hari dia mendapatkan 1 Milyar rupiah, tentu ini adalah moment yang sangat berkesan bagi para karyawan.

Pada bulan Ramadhān di sepuluh malam terakhir nanti akan ada suatu malam rahasia yang mana nilai ibadahnya akan dilipat gandakan hingga 1000 bulan lebih baik dan lebih banyak dari 1000 bulan (sekitar 360 ribu hari atau sekitar 83 sekian tahun) ini menunjukkan kemuliaan dan keistimewaan bulan Ramadhān.

Kemudian di antara  yang menyebabkan bulan Ramadhān adalah bulan yang istimewa adalah pada setiap malam pada bulan Ramadhān Allāh membebaskan orang-orang dari Neraka.

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

ﻭَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻋُﺘَﻘَﺎﺀُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ، ﻭَ ﺫَﻟِﻚَ ﻛُﻞَّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ

_"Dan Allāh memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu terjadi pada setiap malam (bulan Ramadhān)."_

(Hadīts hasan riwayat At-Tirmidzī lihat Al Misykat nomor 1960)

Inilah di antara beberapa sebab yang menjadikan bulan Ramadhān adalah bulan yang istimewa.

Semoga bermanfaat, in syā Allāh kita lanjutkan pada pertemuan berikutnya.

Wallāhu Ta'āla A'lam Bishshawāb

وصلى الله على نبينا محمد


Proudly Powered by Abu Uwais.