PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Jumat, 13 Desember 2019

Halaqah - 52 Tinggalnya Rasulullãh ﷺ Di Rumah Abu Ayyub al-Anshari Radhiallahu’anhu

by Rory Rachmad  |  in Silsilah Sirah Nabawiyah at  13 Desember

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-52 dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang Tinggalnya Rasulullah ﷺ Di Rumah Abu Ayyub al-Anshariy رضي الله عنه

Setelah masuk ke kota Madinah, beliau ﷺ berjalan menaiki untanya setiap kali melewati rumah seorang pembesar Anshar, maka pembesar tersebut meminta kepada Nabi ﷺ untuk bertamu dirumahnya

Beliau ﷺ berkata

Biarkan unta ini berjalan karena dia diperintahkan

Ternyata unta tadi menderung didepan rumah Abu Ayyub Al-anshariy, maka tinggallah beliau dirumah Abu Ayyub Al-anshariy

Dan didalam riwayat Ibnu Sa’ad didalam beliau kitab Ath Thabaqat disebutkan bahwa Nabi ﷺ tinggal disana selama 7 bulan

Dan rumah Abu Ayyub ada 2 tingkat, Abu Ayyub meminta kepada Nabi ﷺ supaya berkenan tinggal diatas, karena Abu Ayyub dan Ummu Ayyub tidak nyaman berada di atas Nabi ﷺ Namun beliau ﷺ menolak dan mengatakan bahwa dibawah lebih nyaman bagi beliau dan bagi yang bertamu kepada beliau

Orang-orang Anshar sangat mencintai orang-orang muhajirin, mereka memberikan kepada kaum muhajirin harta dan tempat tinggal dan mendahulukan kepentingan Muhajirin daripada kepentingan mereka sendiri

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۚ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

"Dan orang-orang yang tinggal di Madinah dan mereka sudah beriman sebelumnya, mereka mencintai orang-orang yang hijrah kepada mereka dan tidak menemukan didalam jiwa mereka rasa hasad terhadap apa yang diberikan kepada orang-orang Muhajirin dan mereka mendahulukan orang-orang Muhajirin diatas diri-diri mereka sendiri meskipun mereka dalam keadaan butuh dan barangsiapa yang dijaga dari kebakhilan dirinya sendiri, maka merekalah orang-orang yang beruntung" (Surat Al-Hasyr : 9)

Rasulullah ﷺ didalam shahih Al Bukhari, beliau memuji orang-orang Anshar dan mengatakan

لولا الهجرة لكنت امرأ من الأنصارة

Kalau bukan karena hijrah niscaya aku adalah termasuk orang-orang Anshar

Hijrah adalah suatu ujian tersendiri bagi kaum Muhajirin, mereka berpindah ke kota Madinah sebuah daerah yang baru yang berbeda iklim dan cuacanya dari kota Mekkah

Madinah adalah daerah perkebunan kurma kelembapan kota Madinah lebih tinggi daripada kota Mekkah, Sebagian Muhajirin ketika mereka berhijrah ditimpa oleh demam, diantaranya adalah Abu Bakar dan Bilal

Nabi ﷺ bersabda

Ya Allah jadikanlah kecintaan kami kepada Madinah sama dengan kecintaan kami kepada kota Mekkah atau lebih dan jadikanlah dia sehat dan berkahilah untuk kami di dalam sho' dan mut nya dan pindahkanlah demamnya ke Al Juhfah (Hadits riwayat Al Bukhari)

Selain itu tempat tinggal yang seadanya makanan yang seadanya, meninggalkan harta dan keluarganya yang mereka cintai di Mekkah, ini adalah ujian tersendiri bagi mereka, namun para Muhajirin berusaha mengalahkan itu semua untuk menyelamatkan akidah dan agama mereka

Itulah yang bisa kita sampaikan pada kesempatan kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Abdullah Roy
Di kota Jember

Proudly Powered by Abu Uwais