PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Jumat, 13 Desember 2019

Halaqah - 55 Saling Menyaudarakan

by Rory Rachmad  |  in Silsilah Sirah Nabawiyah at  13 Desember

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-55 dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang Saling Menyaudarakan

Di dalam Islam semua orang yang beriman adalah bersaudara, sebagaimana didalam ayat yang ke-10 Surat Al Hujarat.

Bersaudara yang diantara konsekuensinya adalah  saling tolong menolong, ada yang mengatakan bahwa berdasarkan beberapa riwayat, dahulu Nabi ﷺ mempersaudarakan antara kaum muslimin di kota Mekkah sebelum hijrahnya mereka ke kota Madinah,

Beliau mempersaudarakan antara Hamzah dengan Zaid bin Haritsah, antara Abu Bakar dan Umar, antara Utsman bin Affan dan Abdurahman bin Auf, antara Zubair Ibnul Awwam dan Abdullah bin Mas’ud dan lain-lain. Seandainya riwayat ini adalah riwayat yang benar maka persaudaraan disini hanyalah sebatas saling membantu tidak sampai saling mewarisi

Adapun dikota Madinah maka Rasulullah ﷺ telah mempersaudarakan orang-orang Muhajirin dan Anshar karena kaum Muhajirin ketika mereka berhijrah ke Madinah menghadapi banyak persoalan baik ekonomi, kesehatan maupun sosial, mereka meninggalkan keluarga dan harta mereka dan keahlian mereka adalah berdagang bukan bertani atau keterampilan yang merupakan mata pencaharian sebagian besar penduduk Madinah

Sementara kalau mereka mau berdagang mereka tidak memiliki modal ditambah banyak diantara mereka yang tertimpa demam kota Madinah, namun para Anshar رضي الله عنهم tidak pelit, bahkan mereka berkorban untuk saudara mereka dari Muhajirin dan mendahulukan mereka meskipun mereka sendiri butuh

Nabi ﷺ meminta orang-orang Anshar untuk membagi hasil kebun kurma mereka dan tetap meminta mereka untuk mengelola kebun kurma mereka karena mereka lebih berpengalaman, sedangkan kaum Muhajirin maka lebih disiapkan oleh Nabi ﷺ untuk berdakwah dan berjihad, ada yang mengatakan bahwa syariat persaudaraan ini terjadi 5 bulan setelah hijrah

Disaudarkan antara seorang Muhajirin dan seorang Anshar dan saat itu yang disaudarakan adalah 45 orang dari kalangan Muhajirin dan 45 orang dari kalangan Anshar

Syariat persaudaraan ini mengharuskan saling tolong menolong diantara mereka dalam segala perkara, saling menasihati, saling menziarahi, saling mencintai satu dengan yang lain, bahkan saling mewarisi satu dengan yang lain.

Ketika kaum Muhajirin sudah terbiasa dengan cuaca kota Madinah dan mereka mulai tahu pintu-pintu rezeki dan mereka sudah mendapatkan rampasan perang di perang Badr, maka dihapuskanlah saling mewarisi antara seorang Muhajir dan seorang Anshar

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى  berfirman

… ۚ وَأُولُو الْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَىٰ بِبَعْضٍ فِي كِتَابِ اللَّهِ ۗ

"Dan keluarga sebagian mereka lebih dekat kepada sebagian yang lain didalam kitabullah" (Surat Al-Anfal : 75)

Adapun kewajiban saling tolong menolong diantara mereka maka terus ada

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Abdullah Roy
Di kota Jember

Proudly Powered by Abu Uwais