PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Rabu, 24 Juni 2020

Penyebab Masuk Neraka

by Rory Rachmad  |  in Kajian Serial Kultum Ramadhan at  24 Juni

🌍 BimbinganIslam.com
Selasa, 26 Ramadhan 1441 H / 19 Mei 2020 M
👤 Ustadz Abul Aswad Al-Bayaty, B.A.
📗 Kajian: Serial Kultum Ramadhan ke-26
🔊 Penyebab Masuk Neraka
⬇ Download audio: bit.ly/BiAS-Ramadhan1441-26
〰〰〰〰〰〰〰

PENYEBAB MASUK NERAKA

بسم الله الرحمن الرحيم 
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

Kaum muslimin dan muslimat rahīmani wa rahīmakumullāh dimana pun anda berada.

Pada kesempatan kali ini kita akan membacakan beberapa dalīl tentang penyebab utama seseorang masuk ke dalam neraka Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Di dalam salah satu ayat, Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman: 

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغۡنِيَ عَنۡهُمۡ أَمۡوَٰلُهُمۡ وَلَآ أَوۡلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيۡـٔٗاۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ وَقُودُ ٱلنَّارِ

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir, bagi mereka tidak akan berguna sedikit pun harta benda dan anak-anak mereka terhadap (azab) Allāh. Dan mereka itu (menjadi) bahan bakar api neraka." (QS Āli Imrān: 10)

⇒ Dan tempat kembali mereka Neraka yang menyala (na'ūdzu billāhi min dzālik).

Ayat ini menjelaskan kepada kita semua sebab utama manusia dimasukan ke dalam neraka Allāh Subhānahu wa Ta'āla karena kekufuran dan kemusyrikan mereka.

Perilaku kufur dan syirik penyebab yang utama (pertama) manusia dimasukkan ke dalam neraka Jahannam (na'ūdzu billāhi min dzālik).

Hendaknya di penghujung bulan Ramadhān ini, kita senantiasa instropeksi diri, senantiasa mempelajari agama Allāh, terutama yang berkaitan dengan masalah tauhīd dan syirik. 

Jangan sampai ibadah kita di bulan Ramadhān yang telah kita perjuangkan sejak awal hari kehadirannya (Ramadhān) sampai detik ini menjadi sia-sia, karena ternyata kita masih melakukan perbuatan syirik.

Karena di dalam dada-dada kita masih tersimpan noda-noda kesyirikan dan kekufuran. Karena itu adalah dosa yang paling besar dan menjadi penyebab seseorang masuk ke dalam neraka Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Di dalam ayat lain Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman: 

 إِنَّهُۥ مَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ ٱلۡجَنَّةَ وَمَأۡوَىٰهُ ٱلنَّارُۖ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٖ

"Sesungguhnya orang-orang yang berbuat syirik kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla, Allāh mengharamkan surga baginya, dan mereka akan kembali ke neraka dan tidak memiliki penolong satu pun juga." (QS Al Maidāh: 72)

⇒ Kesyirikan, kekufuran, kemunafikan menjadi sebab utama seseorang masuk ke dalam neraka.

Di dalam salah satu bukunya, Syaikh Masyhur Hasan Ali Salman Hafīzhahullāh Ta'āla menyatakan (menukilkan) beberapa bait syair.

عرفت الشر لا للشر لكن لتوقيه ،ومن لا يعرف الشر من الخير يقع فيه

"Saya mempelajari keburukan bukan dalam rangka mengamalkan keburukan tersebut tetapi untuk menghindari keburukan itu. Dan barangsiapa tidak mengetahui keburukan dari kebaikan maka dia akan terjerumus ke dalam keburukan tersebut.“

Kita perlu mengetahui apa itu kesyirikan, bagaimana jenisnya, apa definisinya dan macam-macamnya yang senantiasa berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Kesyirikan maknanya adalah seseorang beribadah kepada Allāh tetapi dia beribadah juga kepada selain Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Melakukan satu ibadah tetapi diperuntukan untuk selain Allāh. Apakah berupa do'a, tawakal, rasa takut yang berlebihan sehingga mengakibatkan dia tunduk kepada selain Allāh dan meminta kepada selain Allāh. Ini adalah sebuah kesyirikan.

Meminta kepada selain Allāh, meminta keberkahan kepada selain Allāh seperti meminta kepada orang yang sudah meninggal dunia, meminta kepada batu, meminta kepada jin dan seterusnya adalah perbuatan syirik. Dan syirik adalah penyebab utama seseorang masuk ke dalam neraka.

Wallāhu Ta'āla A'lam Bishawāb.

 ____________________


© 2020 Copy Right Abu Uwais. templates by Blogger
Proudly Powered by Abu Uwais