Radio Rodja Live

Server Indonesia High Quality

kesalahan dalam Adzan

Sabtu, 18 Juni 2022

Halaqah - 02 Keadaan Kota Mekkah sebelum Nabi diutus Bagian 1

by Rory Rachmad  |  in Silsilah Sirah Nabawiyyah at  18 Juni



Halaqah yang ke - 2 dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang

Keadaan Kota Mekkah sebelum Nabi di utus

Keagamaan orang Arab dahulu sebagian besar mengikuti dakwah Nabi Isma'il عَلَيهِ السَّلَامُ ketika beliau mengajak mereka mengikuti millah Ibrahim yaitu meng-Esakan Allah dalam beribadah dan tidak menyekutukan Allah sedikit pun

Kemudian berlalu waktu dan mereka pun lupa dengan dengan tauhid meskipun masih tersisa sebagian ajaran-ajaran tauhid pada diri mereka, kemudian datang Amr bin Luhai Al-Khuzai yang melakukan safar ke Syam, melihat mereka menyembah berhala kemudian pulang ke Mekkah dengan membawa salah satu berhala yang bernama hubal dan menaruhnya ke dalam Ka’bah

Kemudian mengajak orang-orang untuk menyekutukan Allah dan mereka pun mengikuti, akhirnya penduduk yang ada di sekitar kota Mekkah mengikuti orang-orang Mekkah, mereka menyembah berhala terjerumus dalam penyembahan kepada selain Allah. Setiap kabilah memiliki berhala, setiap kota memiliki berhala, setiap rumah memiliki berhala bahkan di dalam Ka’bah Baitullah yang dibangun oleh Nabi Ibrahim untuk beribadah kepada Allah di hadapannya ada kurang lebih 360 berhala dan diantara berhala mereka yang paling lama dan paling besar ada 3 : Manah, Al-Latt dan Al-'Uzza

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman

أَفَرَءَيۡتُمُ ٱللَّـٰتَ وَٱلۡعُزَّىٰ (١٩) وَمَنَوٰةَ ٱلثَّالِثَةَ ٱلۡأُخۡرَىٰٓ (٢٠) أَلَكُمُ ٱلذَّكَرُ وَلَهُ ٱلۡأُنثَىٰ (٢١

"Bagaimana pendapat kalian tentang Al Latta dan Al 'Uzza dan yang ketiga adalah Mannah apakah bagi kalian anak laki-laki dan bagi Allah anak wanita" (Surat An-Najm : 19-21)

Diantara kesyirikan mereka, mereka menyembelih untuk berhala, sebagaimana firman Allah ﷻ

وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ

"Dan apa yang disembelih untuk berhala" (Surat Al-Ma’idah : 3)

Dan mereka mengkhususkan sebagian makanan atau minuman untuk berhala mereka, sebagaimana firman Allah ﷻ

وَجَعَلُوا لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ الْحَرْثِ وَالْأَنْعَامِ نَصِيبًا فَقَالُوا هَٰذَا لِلَّهِ بِزَعْمِهِمْ وَهَٰذَا لِشُرَكَائِنَا ۖ

"Dan mereka menjadikan bagi Allah bagian dari apa yang Allah ciptakan berupa tanaman dan hewan ternak kemudian mereka mengatakan “ini adalah untuk Allah atas persangkaan mereka dan ini adalah untuk sesembahan-sesembahan kami” (Surat Al-An’am : 136)

Dan mereka bernadzar untuk berhala, Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman

وَقَالُوا هَٰذِهِ أَنْعَامٌ وَحَرْثٌ حِجْرٌ لَا يَطْعَمُهَا إِلَّا مَنْ نَشَاءُ بِزَعْمِهِمْ…

"Dan mereka berkata ini adalah hewan-hewan ternak dan tanaman yang haram tidak boleh memakannya kecuali orang-orang yang kami izinkan (dengan persangkaan mereka) (Surat Al-An’am : 138)

Dan diantara keyakinan mereka bahwa berhala-berhala tersebut akan memberikan syafaat bagi mereka disisi Allah, Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman

وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَٰؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ…

"Dan mereka menyembah kepada selain Allah apa yang tidak memudharati mereka dan tidak memberikan manfaat dan mereka mengatakan “mereka (sesembahan tersebut) adalah pemberi syafaat bagi kami disisi Allah” (Surat Yunus : 18]


© 2022 Copy Right Abu Uwais. templates by Blogger
Proudly Powered by Abu Uwais