Selasa, 27 Desember 2016

Niat Baik Semata Tidaklah Cukup

by Rory Rachmad  |  at  27 Desember

Sabtu, 25 Rabi'ul Awwal 1438 H / 24 Desember 2016 M

๐ŸŒ BimbinganIslam.com
๐Ÿ‘ค Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc
๐Ÿ“” Materi Tematik | Niat Baik Semata Tidaklah Cukup
⬇ Download audio: bit.ly/BiAS-Tmk-NZ-NiatBaik
๐ŸŒ Sumber: https://youtu.be/ulToOr3qsR0
-----------------------------------

NIAT BAIK SEMATA TIDAKLAH CUKUP


ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡، ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ูˆู…ู† ูˆู„ู‡ ูˆ ุจุนุฉ

Saudaraku yang dirahmati oleh Allฤh Subhฤnahu wa Ta'ฤla.


Bagaimana menurut kita jika ada seseorang yang membangun rumah hanya bermodalkan niat baik saja?

Dia tidak mengerti bangunan dan dia tidak mengerti teori membangun rumah, apakah dia akan berhasil membangun rumah yang baik dan nyaman serta kokoh?

Saya rasa jawabannya: tidak.

Lalu bagaimana apabila ada seseorang yang ingin menyetir mobil manual hanya bermodalkan niat baik saja?

Dia tidak mengerti bagaimana menselaraskan antara pedal kopling dan pedal gas, hanya bermodalkan niat baik, apakah dia bisa mengendarai mobil manual tersebut?

Saya rasa jawabannya pun: tidak.

Atau ada seorang wanita(seorang ibu-ibu) yang ingin memasak rendang tapi dia tidak tau resepnya, dia hanya bermodalkan niat baik saja. Kira-kira bisa tidak dia memasak rendang yang enak dan memiliki cita rasa yang tinggi?

Jawabannya lagi-lagi: tidak.

Kalau demikian bagaimana dengan ibadah kita?
Bagaimana dengan agama kita?

Bagaimana dengan shalฤt kita, puasa kita, dzikir kita, sholawat kita, istigotsah kita, isti’anah kita dan ibadah-ibadah yang lain?
Mungkinkah akan berhasil mencapai sukses di dunia dan di akhirat hanya bermodalkan niat baik?

Maka jawab dengan jawaban yang sama dengan sebelumnya: tidak.

Nabi bersabda dalam hadits Muslim nomor 1718:

ู…َู†ْ ุนَู…ِู„َ ุนَู…َู„ุงً ู„َูŠْุณَ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุฃَู…ْุฑُู†َุง ูَู‡ُูˆَ ุฑَุฏٌّ

“Barangsiapa yang mengerjakan amal ibadah yang tidak pernah kami contohan (kami ajarkan, kami terangkan, kami syari’atkan), maka amal ibadah tersebut tertolak.”

Barangsiapa yang mengerjakan shalฤt hanya mengandalkan niat baik, dia tidak tau bagaimana cara sujud, bagaimana cara ruku’, bagaimana cara i’tidal, apa yang dibaca dia nggak ngerti, harus membaca Al Fatihah, maka shalฤtnya tidak diterima oleh Allฤh Subhฤnahu wa Ta'ฤla.

Orang yang puasa tapi nggak ngerti sifat puasa Nabi shallallฤhu 'alayhi wa sallam maka puasanya dikhawatirkan tidak diterima oleh Allฤh Subhฤnahu wa Ta'ฤla.

“Barangsiapa yang mengerjakan amal ibadah yang tidak pernah kami contohkan, kami syari’atkan, kami tuntunkan maka amal ibadah tersebut tertolak.”

Dan ini konsep, ibadah tidak cukup hanya dengan niat baik, ibadah adalah sebuah aktifitas dimana kita harus mensinergikan, menselaraskan antara niat ikhlas, niat baik dengan cara yang sesuai dengan tuntunan Rasลซlullฤh shallallฤhu 'alayhi wa sallam.

Kalau tidak, maka amal ibadah tersebut dikhawatirkan tertolak.

Makanya imam besar kita yang sangat karismatik, panutan kita, Al Imam Asy Syafi’I rahimahullฤhu ta'ฤla, beliau pernah mengatakan:

ู…ู† ุงุณุชุญุณู† ูู‚ุฏ ุดุฑุน

“Barangsiapa yang mengerjakan amal ibadah hanya bermodalkan niat baik saja maka dia baru saja membuat syari’at baru.”

Ini hal yang berat dan ini teguran keras dari Al Imam Asy Syafi’I rahimahullฤhu ta'ฤla.

Kenapa demikian?

Karena saat Allฤh tidak perintahkan kita shalฤt pada waktu tersebut tapi kita shalฤt pada waktu tersebut.

Perhatikan!

Ini membuat syari’at baru, ini bukan kesalahan yang remeh, ini bukan kesalahan yang kecil, Oleh karena itu marilah kita mengikhlaskan diri kita, kita berniat yang baik dan selanjutnya ikutilah tuntunan Nabi shallallฤhu 'alayhi wa sallam.

Dan saudaraku yang di rahmati oleh Allฤh, kalau setiap kita hanya mengandalkan niat baik saja maka dikhawatirkan semua kemaksiatan menjadi boleh dan legal karena banyak orang yang ketika bermaksiat niatnya baik.

Apa niat koruptor ketika mengkorupsi uang Negara?

Ya niatnya baik, memberikan nafkah kepada anak dan istri, bukankah memberikan nafkah kepada anak dan istri niat baik?

Apa niat seorang anak muda yang memakai obat-obat terlarang?

Ternyata banyak diantara mereka niatnya baik ingin menyelesaikan dan keluar dari masalah-masalah kehidupan mereka. Bukankah menyelesaikan dan keluar dari masalah sebuah niat yang baik?

Saudaraku yang dirahmati oleh Allฤh.

Dari sini kita sepakat bahwa niat baik saja tidak cukup. Niat baik harus dipadukan dengan cara yang sesuai dengan Nabi kita shallallฤhu 'alayhi wa sallam.

ูˆَ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡ُ 

__________
◆ Mari bersama mengambil peran dalam dakwah...
   Dengan menjadi Donatur Rutin Program Dakwah Cinta Sedekah
1 Pembangunan dan Pengembangan Rumah Tahfizh
2 Support Radio Dakwah dan Artivisi
3 Membantu Pondok Pesantren Ahlu Sunnah Wal Jama'ah di Indonesia

Hidup Berkah dengan Cinta Sedekah
๐Ÿ“ Silakan mendaftar di :http://cintasedekah.org/ayo-donasi/
-----------------------------------------


Proudly Powered by Abu Uwais.