PESAN-PESAN

Nama

Email *

Pesan *

Sabtu, 20 Mei 2017

Halaqah - 19 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 8

by Rory Rachmad  |  in Silsilah Beriman Kepada Malaikat at  20 Mei

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-19 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Malaikat-malaikat Allāh adalah “Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian Ke Delapan”.

Diantara amalan malaikat dan tugas mereka yang berkaitan dengan alam semesta yang ke-4 adalah,

4.  Menjalankan Awan Dan Menurunkan Hujan

Allāh سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman,

فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا

“Maka demi malaikat-malaikat yang menggiring awan.” (Ash-Shāffāt 2)

Dan diantara malaikat-malaikat tersebut adalah Ar-Ra’d, sebagaimana telah berlalu haditsnya.

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imām Muslim, Nabi  mengabarkan bahwa suatu saat seorang laki-laki sedang di tanah yang lapang. Tiba-tiba dia mendengar suara dari arah mendung, “Airilah kebun Fulān”. Maka bergeraklah awan tersebut dan mencurahkan airnya disuatu bidang tanah.

Yang kelima diantara amalan malaikat dan tugas mereka yang berkaitan dengan alam semesta adalah,

5.  Mengurus Gunung

Rasūlullāh  bersabda,

فنظرت فإذا فيها جبريل، فناداني فقال: إن الله قد سمع قول قومك لك وما ردوا عليك، وقد بعث إليك ملك الجبال لتأمره بما شئت فيهم فناداني ملك الجبال، فسلم عليَّ، ثم قال: يا محمد فقال ذلك فيما شئت؟ إن شئت أن أطبق عليهم الأخشبين

Maka aku melihat tiba-tiba Jibrīl memanggilku dan berkata, ‘Sesungguhnya Allāh telah mendengar ucapan  kaummu kepadamu dan bantahan mereka kepadamu. Dan sungguh Allāh telah mengutus malaikat gunung supaya kamu memerintahnya sesuai dengan kehendakmu’. Kemudian malaikat gunung memanggilku dan mengucapkan salam kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, seperti yang diucapkan Jibrīl, kalau kamu menghendaki maka aku akan menjatuhkan 2 gunung yang keras ini ke atas mereka  (HR Bukhāri III/1180, No. 3059 dan Muslim III/1420, no. 1795)

6.  Meniup Sangkakala

Rasūlullāh  bersabda,

كيف أنعم وقد التقم صاحب القرن القرن وحنى جبهته وأصغى سمعه ، ينتظر أن يؤمر أن ينفخ فينفخ 

Bagaimana aku bisa merasa nikmat sedangkan peniup sangkakala telah menaruh sangkakala di mulutnya, mengerutkan dahi, memasang telinganya, menunggu sewaktu-waktu diperintahkan oleh Allāh untuk meniup maka dia akan meniup. (Hadīts Shahīh diriwayatkan oleh Tirmidzi IV/42, no. 2548)

Dan telah berlalu sebagian sifat malaikat peniup sangkakala.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Ustadz Abdullah Roy
Di kota Al-Madīnah

Ditranskrip oleh: Tim Transkrip BiAS

© 2020 Copy Right Abu Uwais. templates by Blogger
Proudly Powered by Abu Uwais