Kamis, 05 Januari 2017

Kajian 59 | Shalāt Jum'at

by Rory Rachmad  |  in Matan abu syuja' at  05 Januari

🌍 BimbinganIslam.com
Rabu, 09 Shafar 1438 H / 09 November 2016 M
👤 Ustadz Fauzan ST, MA
📗 Matan Abū Syujā' | Kitāb Shalāt
🔊 Kajian 59 | Shalāt Jum'at
⬇ Download audio: bit.ly/BiAS-FZ-H059
〰〰〰〰〰〰〰

SHALĀT JUM'AT


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para Sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita masuki halaqah yang  ke-59 dan pada saat ini kita masuk pada fasal yang berikutnya yaitu tentang shalāt Jum’at.

Sebelum kita memasuki tentang fiqih di dalam shalāt Jum'at, maka kita akan membahas sedikit tentang bagaimana keutamaan shalāt Jum'at dan juga keutamaan hari Jum'at itu sendiri.

Keutamaannya diantaranya:

⑴ Bahwasanya Allāh Subhānahu wa Ta'āla menjadikan hari Jum'at sebagai hari yang terbaik dan mengkhususkan hari Jum'at tersebut dengan ibadah khusus dan juga dengan keistimewaan yang lainnya.

Hal ini agar kaum muslimin dan orang-orang bisa memahami keagungan, kedahsyatan dan kehebatan  hari Jum'at ini. Dan juga agar mereka bisa memakmurkan hari ini dengan cara yang terbaik.

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

خير يوم طلعت عليه الشمس يوم الجمعة رواه مسلم

"Hari yang terbaik adalah hari Jum'at." (Hadīts riwayat Muslim)

⇒ Hari Jum'at adalah hari yang terbaik yang terbit matahari di atasnya.

⑵ Pada hari Jum'at ada satu waktu yang mustajab.

⇒ Yaitu waktu yang apabila seseorang berdo'a dan do'anya bertepatan dengan waktu tersebut maka do'anya akan dikabulkan.

Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam di dalam sabdanya:

فيه ساعة لا يوافقها عبد مسلم، وهو قائم يُصلي يسأل الله - تعالى - شيئاً إلا أعطاه إياه

Kata Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam:

"Di dalam hari Jum'at itu ada satu waktu yang mana apabila seorang hamba (muslim) dia bisa bertepatan dengan waktu tersebut dan dia berdiri  shalāt dan minta kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla dengan apapun maka Allāh akan memberikan do'anya (mengabulkan do'anya)." (Hadīts riwayat Bukhāri dan Muslim)

⑶ Antara shalāt Jum'at yang satu dengan shalāt Jum'at berikutnya adalah  penebus dosa.

Hal ini berdasarkan hadīts yang diriwayatkan dari Abū Hurairah radhiyallāhu Ta'āla 'anhu bahwasanya Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

"Antara shalāt lima waktu, dan antara satu Jum'at ke Jum'at berikutnya, dan antara Ramadhān ke Ramadhān berikutnya, maka di sana ada penebus dosa di dalamnya apabila menjauhi dosa-dosa yang besar." (Hadīts riwayat Muslim)

⑷ Bersedekah pada hari Jum'at lebih afdhāl secara umum dari hari lainnya.

Tentunya di sana ada beberapa keistimewaan yang lain (misalnya) apabila seseorang membutuhkan, ini juga bisa mendorong, bisa jadi dihari lain lebih utama akan tetapi secara umum bersedekah pada hari Jum'at adalah lebih utama.

Hal ini disampaikan oleh Imān Ibnul Qayyim rahimahullāh, kata beliau:

"Adapun sedekah pada hari Jum'at dibandingkan dengan hari lainnya adalah  sebagaimana bersedekah di bulan Ramadhān dibandingkan bulan lainnya."

Dan Beliau juga bercerita, kata beliau:

"Saya menyaksikan sendiri Syaikhul Islām Ibnu Taimiyyah, apabila beliau keluar rumah pada hari Jum'at, maka beliau membawa apa saja yang ada dirumahnya, baik itu roti ataupun lainnya. Kemudian beliau sedekahkan dengan cara sembunyi-sembunyi."

Dan masih banyak keutamaan lainnya tentang hari Jum'at ini yang tidak bisa kita sebutkan dalam pertemuan singkat ini.

Dan poin berikutnya yang perlu kita ketahui bahwasanya disana ada ancaman dari Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bagi orang-orang yang meninggalkan shalāt Jum'at.

Setelah kita ketahui keutamaannya maka perlu kita ketahui bagaimana ancaman bagi orang-orang yang meninggalkan shalāt Jum'at.

Dalam sebuah hadīts yang shahīh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam beliau bersabda:

لينتهين أقوام عن ودعهم الجمعات، أو ليختمن الله على قلوبهم، ثم ليكونن من الغافلين

"Hendaknya orang-orang yang meninggalkan shalāt Jum'at untuk berhenti atau Allāh akan mengkunci mati hati mereka, dan Allāh tutup hati mereka dan mereka digolongkan termasuk orang-orang yang lalai." (Hadīts riwayat Muslim, Ahmad dan An Nasāi')

Dalam hadīts yang lain Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam, beliaupun bersabda:

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثًا مِنْ غَيْرِ ضَرُورَةٍ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ

"Barangsiapa yang meninggalkan shalāt Jum'at 3 kali tanpa alasan yang darurat (alasan yang diterima oleh syari'at), maka Allāh akan mengunci mati hatinya (Allāh akan tutup hatinya)." (Hadīts ini diriwayatkan oleh Ibnu Mājah dalam Shahīhnya dan dihasankan oleh Syaikh Al Albāniy rahimahullāh)

Dan masih banyak lagi hadīts-hadīts yang lain yang merupakan ancaman bagi orang-orang yang meremehkan (tidak peduli) dengan shalāt Jum'at atau  meninggalkannya (lalai) dengan shalāt Jum'at.

▪Disana ada beberapa adab-adab yang harus dilakukan seorang muslim pada hari Jum'at, dan kita sebutkan beberapa  diantaranya:

1. Bagi imam subuh hendaknya dia membaca surat As Sajadah dan Al Insān.

2. Hendaknya setiap muslim bersegera untuk ke masjid untuk melaksanakan shalāt Jum'at.

Semakin cepat datang kemasjid maka pahalanya semakin besar.

3. Hendaknya pada hari Jum'at memperbanyak shalawat kepada Nabi kita (Muhammad shallallāhu 'alayhi wa sallam).

4. Hendaknya bagi seorang laki-laki yang hendak pergi ke masjid, memakai wangi-wangian, bersiwak atau sikat gigi dan memakai pakaian yang terbaik pada hari itu.

5. Hendaknya mendengarkan khutbah dengan khusyu' dan tidak bermain-main tatkala mendengarkan khutbah tersebut.

6. Tatkala seorang masuk kedalam masjid tidak melangkahi pundak orang-orang.

Hendaknya dia duduk di tempat dimana dia mudah untuk duduk.

7. Dianjurkan bagi setiap muslim untuk membaca surat Al Kahfi pada setiap Jum'at.

Dan masih banyak adab-adab lainnya yang bisa  kita lakukan.

Demikian yang bisa kita sampaikan pada halaqah kita kali ini dan akan kita lanjutkan pada halaqah berikutnya,  In syā Allāh.


وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
والسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
____________
Mari bersama mengambil peran dalam dakwah...
Dengan menjadi Donatur Rutin Program Dakwah Cinta Sedekah

1. Pembangunan & Pengembangan 100 Rumah Tahfizh
2. Support Radio Dakwah dan Artivisi
3. Membantu Pondok Pesantren Ahlu Sunnah Wal Jamaah di Indonesia

Silakan mendaftar di :

Hidup Berkah dengan Cinta Sedekah
------------------------------------------


Proudly Powered by Abu Uwais.