Jumat, 26 Januari 2018

Hadits 04 | Larangan Menyerupai Kaum Kafir Bagian 2

by Rory Rachmad  |  in Kitab Jami' at  26 Januari

๐ŸŒ BimbinganIslam.com
Senin, 18 Shafar 1437 H / 30 November 2015 M
๐Ÿ‘ค Ustadz Firanda Andirja, MA
๐Ÿ“— Kitฤbul Jฤmi' | Bab Zuhud Dan Wara'
๐Ÿ”Š Hadits 04 | Larangan Menyerupai Kaum Kafir (Bag. 2)
Link Download Audio: https://goo.gl/DeKLUh
~~~~~~~~~

LARANGAN MENYERUPAI KAUM KAFIR (BAG. 2)


ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡

Kita lanjutkan penjelasan hadits yang ke-4.

"ู…َู†ْ ุชَุดَุจَّู‡َ ุจِู‚َูˆْู…ٍ ูَู‡ُูˆَ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ."

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR Imฤm Abลซ Dฤwลซd dalam Sunannya dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

Hadits ini dibawakan oleh Ibnu Hajar rahimahullah dalam kitab "Bulughul Marฤm" dalam bab Zhuhud wal Wara' yang mengisyaratkan kepada kita agar kita berusaha meniru orang-orang yang hidup zuhud yaitu nabi dan para sahabatnya.

Dan agar kita termasuk dalam golongan mereka dan berhati-hati sekaligus peringatan agar kita tidak meniru orang-orang kafir dan fasik yang hidup mereka jauh dari zuhud.

Yang seakan-akan kehidupan ini hanyalah dunia saja.

Mereka meghabiskan waktu dan harta mereka untuk perkara yang sia-sia.

Namun menjadi perkara yang menyedihkan yaitu kaum muslimin benar-benar meniru-niru gaya hidup orang-orang kafir.

Sampai-sampai dalam suatu hadits Rasลซlullฤh shallallฤhu 'alayhi wa sallam mengatakan:

" ู„َุชَุชَّุจِุนُู†ّ ุณُู†َู†َ ู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ู‚َุจْู„َูƒُู…ْ ุดِุจْุฑًุง ุจِุดِุจْุฑٍ ، ูَุฐِุฑَุงุนًุง ุจِุฐِุฑَุงุนٍ ، ุญَุชَّู‰ ู„َูˆْ ุฏَุฎَู„ُูˆุง ุฌُุญْุฑَ ุถَุจٍّ ู„َุฏَุฎَู„ْุชُู…ُูˆู‡ُ " ، ู‚َุงู„ُูˆุง : ู…َู†ْ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ْูŠَู‡ُูˆุฏُ ูˆَุงู„ู†َّุตَุงุฑَู‰ ؟ ู‚َุงู„َ : " ูَู…َู†ْ ุฅِู„ุง ู‡ُู…ْ " .


“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhab (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.”

Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669).

“Sungguh benar-benar kalian akan mengikuti langkah-langkah (cara, gaya, thariqah) orang-orang sebelum kalian (orang yahudi dan nasrani), sejengkal dengan sejengkal, sehasta dengan sehasta (persis sama).

(Dalam riwayat lain: Sebagaimana buluh anak panah yang satu dengan yang lainnya.)

Sampai seandainya mereka masuk dalam lubang dhab maka kalian akan mengikutinya."

Kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir (yahudi dan nasrani) yang hidup di barat.

Apabila seseorang hendak membuat anak panah di belakangnya dikasih bulu, atau di depannya dikasih dua penyeimbang kanan dan kiri dan harus sama persis  agar anak panah bisa lari dengan tepat.

Seandainya tidak seimbang maka tidak akan tepat larinya, akan miring ke kanan atau ke kiri.

Jadi maksudnya adalah kalian akan meniru orang yahudi atau nasrani sebagaimana samanya penyeimbang anak panah yang kanan dan yang kiri, sulit dibedakan mana yang kanan mana yang kiri.

Sampai seandainya mereka masuk dalam lubang "dhab" (kadal padang pasir) maka kalian akan megikutinya, padahal tidak tahu.

Lubang "dhab" adalah lubang yang kecil (sempit) yang terdapat lubang masuk dan lubang keluar  dan tidak besar dan berkelak-kelok, sehingga sulit untuk dimasuki manusia.

Tidak ada orang yahudi dan nasrani yang bisa masuk lubang tersebut, tetapi kata Nabi shallallฤhu 'alayhi wa sallam seandainya mereka masuk kalian akan mengikutinya.

Ini menunjukkan semangat kaum muslimin untuk meniru-niru orang kafir dalam budaya, tradisi bahkan yang lebih parah adalah dalam hal beragama.

Oleh karenanya para ikhwan dan akhwat yang dirahmati oleh  Allฤh Subhฤnahu wa Ta'ฤla,

Hadist ini adalah hadits yang memberi peringatan dan memberi kabar gembira.

Memberi peringatan agar tidak meniru-niru orang kafir yang dibenci oleh  Allฤh Subhฤnahu wa Ta'ฤla seperti: orang yahudi, nasrani, orang fasik, orang fajir dan ahlul bid'ah.

Sekaligus sebagai kabar gembira kepada kita agar meniru-niru orang yang dicintai  oleh  Allฤh Subhฤnahu wa Ta'ฤla, yaitu orang shalih.

Kita berusaha meniru mereka dalam beribadah dan banyak beristighfar.

Rasลซlullฤh shallallฤhu 'alayhi wa sallam mengatakan:

Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ุงู„ْู…َุฑْุกُ ู…َุนَ ู…َู†ْ ุฃَุญَุจَّ

"Sesunguhnya seorang akan dikumpulkan pada hari kiamat bersama orang yang dia cintai."

Kalau kita mencintai orang shalih tentu kita akan meniru mereka dan gaya hidup mereka dan akan menghapalkan ucapan-ucapan mereka.

Maka, kita mengatakan kita berusaha untuk mencintai Nabi shallallฤhu 'alayhi wa sallam, mencintai Abu Bakar, Umar dan para Sahabat.

Kita berusaha meniru mereka, bertasyabuh dengan mereka dan berharap dimasukkan ke dalam golongan mereka.

Dan kita berharap dikumpulkan dengan mereka pada hari kiamat.

Ingat perkataan Anas bin Malik radhiallahu 'anhu:

"Sesungguhnya aku mencintai Nabi, mencintai Abu Bakar, mencintai Umar dan aku berharap dikumpulkan bersama mereka meskipun aku tidak bisa beramal dengan mereka, karena kecintaanku kepada mereka aku dikumpulkan bersama mereka."

Demkianlah para ikhwan dan akhwat.

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚
ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
______________________________
๐Ÿ“ฆ Donasi Operasional & Pengembangan Dakwah Group Bimbingan Islam
| Bank Mandiri Syariah
| Kode Bank 451
| No. Rek : 7103000507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
| Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

๐ŸŒ Website: 
http://www.bimbinganislam.com
๐Ÿ‘ฅ Facebook Page: 
Fb.com/TausiyahBimbinganIslam
๐Ÿ“ฃ Telegram Channel:
http://goo.gl/4n0rNp
๐Ÿ“บ TV Channel:
http://BimbinganIslam.tvclipboard;๐ŸŒ BimbinganIslam.com
Senin, 18 Shafar 1437 H / 30 November 2015 M
๐Ÿ‘ค Ustadz Firanda Andirja, MA
๐Ÿ“— Kitฤbul Jฤmi' | Bab Zuhud Dan Wara'
๐Ÿ”Š Hadits 04 | Larangan Menyerupai Kaum Kafir (Bag. 2)
Link Download Audio: https://goo.gl/DeKLUh
~~~~~~~~~


Proudly Powered by Abu Uwais.